Bab Cinta Seorang Pria Terhadap Sebagian Istrinya Lebih Baik daripada Sebagian yang Lain
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ، عَنْ يَحْيَى، عَنْ عُبَيْدِ بْنِ حُنَيْنٍ، سَمِعَ ابْنَ عَبَّاسٍ، عَنْ عُمَرَ ـ رضى الله عنهم ـ دَخَلَ عَلَى حَفْصَةَ فَقَالَ يَا بُنَيَّةِ لاَ يَغُرَّنَّكِ هَذِهِ الَّتِي أَعْجَبَهَا حُسْنُهَا حُبُّ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِيَّاهَا ـ يُرِيدُ عَائِشَةَ ـ فَقَصَصْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَتَبَسَّمَ.
Diriwayatkan dari Ibn Abbas: bahwa Umar masuk menemui Hafsa dan berkata, "Wahai putriku! Janganlah kamu terpedaya oleh sikap wanita yang bangga akan kecantikannya karena cinta Rasulullah ﷺ kepadanya." Yang dimaksud dengan 'dia' adalah Aisyah. Umar menambahkan, "Kemudian aku memberitahukan hal itu kepada Rasulullah ﷺ dan beliau tersenyum (mendengar itu)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
