Shahih Al-Bukhari · Kitab Pernikahan · No. 5204

Bab Apa yang Diharamkan dari Memukul Wanita dan Firmannya وَاضْرِبُوهُنَّ Pukulan yang Tidak Menyakitkan.

Shahih

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَمْعَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " لاَ يَجْلِدُ أَحَدُكُمُ امْرَأَتَهُ جَلْدَ الْعَبْدِ، ثُمَّ يُجَامِعُهَا فِي آخِرِ الْيَوْمِ ".

haddatsana muhammadu ibnu yusufa, haddatsana sufyanu, an hisyamin, an abihi, an abdi allahi ibni zamaha, ani annabiyyi qala " la yajlidu ahadukumu amraatahu jalda alabdi, tsumma yujamiuha fi akhiri alyawmi ".

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yusuf, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Hisyam, dari ayahnya, dari Abdullah bin Zam'ah, dari Nabi ﷺ beliau bersabda: "Janganlah salah seorang di antara kalian memukul istrinya seperti ia memukul budak, kemudian bercampur dengan istrinya di akhir hari."

Penjelasan