Muslim.pizza

All-in-one aplikasi untuk belajar islam

Hadits Shahih Al-Bukhari No. 5124 - Kitab Kitab Pernikahan

Sekarang hadits.id sudah merujuk kepada data sunnah.com. Data lebih valid, insya Allah

Bab Firman Allah Yang Maha Tinggi: Dan tidak ada dosa bagi kalian dalam hal yang kalian ungkapkan dari lamaran wanita atau kalian sembunyikan dalam diri kalian. Allah mengetahui. hingga firman-Nya: Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.

وَقَالَ لِي طَلْقٌ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ مُجَاهِدٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، ‏{‏فِيمَا عَرَّضْتُمْ‏}‏ يَقُولُ إِنِّي أُرِيدُ التَّزْوِيجَ، وَلَوَدِدْتُ أَنَّهُ تَيَسَّرَ لِي امْرَأَةٌ صَالِحَةٌ‏.‏ وَقَالَ الْقَاسِمُ يَقُولُ إِنَّكِ عَلَىَّ كَرِيمَةٌ، وَإِنِّي فِيكِ لَرَاغِبٌ، وَإِنَّ اللَّهَ لَسَائِقٌ إِلَيْكِ خَيْرًا‏.‏ أَوْ نَحْوَ هَذَا‏.‏ وَقَالَ عَطَاءٌ يُعَرِّضُ وَلاَ يَبُوحُ يَقُولُ إِنَّ لِي حَاجَةً وَأَبْشِرِي، وَأَنْتِ بِحَمْدِ اللَّهِ نَافِقَةٌ‏.‏ وَتَقُولُ هِيَ قَدْ أَسْمَعُ مَا تَقُولُ‏.‏ وَلاَ تَعِدُ شَيْئًا وَلاَ يُوَاعِدُ وَلِيُّهَا بِغَيْرِ عِلْمِهَا، وَإِنْ وَاعَدَتْ رَجُلاً فِي عِدَّتِهَا ثُمَّ نَكَحَهَا بَعْدُ لَمْ يُفَرَّقْ بَيْنَهُمَا‏.‏ وَقَالَ الْحَسَنُ ‏{‏لاَ تُوَاعِدُوهُنَّ سِرًّا‏}‏ الزِّنَا‏.‏ وَيُذْكَرُ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ‏{‏الْكِتَابُ أَجَلَهُ‏}‏ تَنْقَضِي الْعِدَّةُ‏.‏

Ibnu `Abbas berkata: "Mengisyaratkan niatmu untuk menikah dapat dilakukan dengan mengatakan (kepada janda), misalnya: 'Saya ingin menikah, dan saya berharap Allah akan memberikan wanita yang saleh untuk saya.'" Al-Qasim berkata: "Seseorang dapat mengatakan kepada janda: 'Saya menghormati Anda, dan saya tertarik pada Anda; Allah akan membawa Anda banyak kebaikan, atau sesuatu yang serupa.'" Ata berkata: "Seseorang harus mengisyaratkan niatnya, dan tidak boleh mengungkapkannya secara terbuka. Seseorang dapat mengatakan: 'Saya memiliki kebutuhan. Bergembiralah. Segala puji bagi Allah; Anda layak untuk menikah lagi.' Dia (janda) dapat menjawab: 'Saya mendengarkan apa yang Anda katakan,' tetapi dia tidak boleh membuat janji. Walinya tidak boleh membuat janji (kepada seseorang untuk menikahinya) tanpa pengetahuannya. Tetapi jika, sementara masih dalam masa iddah, dia membuat janji untuk menikah dengan seseorang, dan dia akhirnya menikahinya, mereka tidak boleh dipisahkan dengan perceraian (yaitu, pernikahan itu sah)."

☝️ Salin kutipan hadits diatas

Donasi operasional website

Rp 10,000

QRIS

Rp 30,000

QRIS

Rp 50,000

QRIS

Rp 100,000

QRIS

Rp 1,000,000

QRIS

“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)

Close popup
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5

Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.

Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.

Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.

Ya, bantu bagikan
🙏
🙏
🙏
🙏
🙏
🙏
🙏
🙏
🙏
🙏
🙏
🙏
🙏

Jazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.