Bab
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ حَمْزَةَ، قَالَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ صَالِحٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ، أَخْبَرَهُ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سُفْيَانَ، أَنَّ هِرَقْلَ، قَالَ لَهُ سَأَلْتُكَ هَلْ يَزِيدُونَ أَمْ يَنْقُصُونَ، فَزَعَمْتَ أَنَّهُمْ يَزِيدُونَ، وَكَذَلِكَ الإِيمَانُ حَتَّى يَتِمَّ. وَسَأَلْتُكَ هَلْ يَرْتَدُّ أَحَدٌ سَخْطَةً لِدِينِهِ بَعْدَ أَنْ يَدْخُلَ فِيهِ، فَزَعَمْتَ أَنْ لاَ، وَكَذَلِكَ الإِيمَانُ حِينَ تُخَالِطُ بَشَاشَتُهُ الْقُلُوبَ، لاَ يَسْخَطُهُ أَحَدٌ.
Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas: Saya diberitahu oleh Abu Sufyan bahwa Heraklius berkata kepadanya, "Saya bertanya kepada Anda apakah mereka (pengikut Muhammad) bertambah atau berkurang. Anda menjawab bahwa mereka bertambah. Dan sebenarnya, inilah jalan iman yang benar hingga sempurna dalam segala hal. Saya juga bertanya kepada Anda apakah ada seseorang yang, setelah memeluk agamanya (Islam), merasa tidak senang dan meninggalkannya. Anda menjawab tidak, dan sebenarnya, ini adalah tanda iman yang benar. Ketika kebahagiaan itu memasuki hati dan bercampur sepenuhnya dengan mereka, tidak ada seorang pun yang bisa merasa tidak senang dengannya."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
