Bab Tidak Ada Hasad Kecuali Dalam Dua Hal
Shahih
haddatsana aliyyu ibnu ibrahima, haddatsana rawhun, haddatsana syubahu, an sulaymana, samitu dzakwana, an abi hurayraha, anna rasula allahi qala " la hasada ila fi atsnatayni rajulun allamahu allahu alqurana fahuwa yatluhu anaa allayli waanaa annahari fasamiahu jarun lahu faqala laytani utitu mitsla ma utiya fulanun faamiltu mitsla ma yamalu, warajulun atahu allahu malan fahwa yuhlikuhu fi alhaqqi faqala rajulun laytani utitu mitsla ma utiya fulanun faamiltu mitsla ma yamalu ".
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Ruh, telah menceritakan kepada kami Syubaha, dari Sulaiman, ia mendengar Zakwān, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak ada hasad kecuali dalam dua hal: seorang lelaki yang diajari Allah Al-Qur'an, lalu ia membacanya di waktu malam dan siang, dan tetangganya mendengarnya dan berkata, 'Akan tetapi aku berharap aku diberi seperti apa yang diberikan kepada si fulan, agar aku bisa beramal seperti yang ia lakukan.' Dan seorang lelaki yang Allah berikan harta, lalu ia membelanjakannya di jalan yang benar, maka seorang lelaki lainnya berkata, 'Akan tetapi aku berharap aku diberi seperti apa yang diberikan kepada si fulan, agar aku bisa beramal seperti yang ia lakukan."