Bab Mengaitkan Jari di Masjid dan Selainnya
Shahih
haddatsana ishaqu, qala haddatsana abnu syumaylin, akhbarana abnu awnin, ani abni sirina, an abi hurayraha, qala shalla ibina rasulu allahi ihda shalatai alasyiyyi qala abnu sirina sammaha abu hurayraha walakin nasitu ana qala fashalla ibina rakatayni tsumma sallama, faqama ila khasyabahin marudhahin fi almasjidi fattakaa alayha, kaannahu ghadhbanu, wawadhaa yadahu alyumna ala alyusra, wasyabbaka bayna ashabiihi, wawadhaa khaddahu alaymana ala zhahri kaffihi alyusra, wakharajati assaraanu min abwabi almasjidi faqalu qashurati asshalahu. wafi alqawmi abu bakrin waumaru, fahaba an yukallimahu, wafi alqawmi rajulun fi yadayhi thulun yuqalu lahu dzu alyadayni qala ya rasula allahi, anasita am qashurati asshalahu qala " lam ansa, walam tuqshar ". faqala " akama yaqulu dzu alyadayni ". faqalu naam. fataqaddama fashalla ma taraka, tsumma sallama, tsumma kabbara wasajada mitsla sujudihi aw athwala, tsumma rafaa rasahu wakabbara, tsumma kabbara wasajada mitsla sujudihi aw athwala, tsumma rafaa rasahu wakabbara. farubbama saaluhu tsumma sallama fayaqulu nubbitu anna imrana ibna hushaynin qala tsumma sallama.
Abu Huraira berkata, "Rasulullah ﷺ memimpin kami dalam salah satu shalat 'Isya (Abu Huraira menyebutkan nama shalat itu tetapi saya lupa)." Abu Huraira menambahkan, "Ia shalat dua raka'at dan kemudian menyelesaikan shalat dengan Taslim. Ia berdiri dekat sebatang kayu yang terletak di masjid dan bersandar padanya seolah-olah ia marah. Kemudian ia meletakkan tangan kanannya di atas tangan kirinya dan mengaitkan jari-jarinya, lalu meletakkan pipi kanannya di atas punggung tangan kirinya. Orang-orang yang terburu-buru keluar dari masjid melalui pintu-pintunya. Mereka bertanya-tanya apakah shalatnya dipendekkan. Dan di antara mereka ada Abu Bakr dan 'Umar tetapi mereka ragu untuk bertanya kepada Nabi. Seorang laki-laki yang bertangan panjang yang disebut Dhul-Yadain bertanya kepada Nabi, 'Wahai Rasulullah! Apakah Anda lupa atau shalatnya dipendekkan?' Nabi ﷺ menjawab, 'Saya tidak lupa, dan shalatnya tidak dipendekkan.' Nabi ﷺ menambahkan, 'Apakah apa yang dikatakan Dhul Yadain itu benar?' Mereka (orang-orang) menjawab, 'Ya, itu benar.' Nabi ﷺ berdiri lagi dan memimpin shalat, menyelesaikan shalat yang tertinggal, dan melakukan Taslim, kemudian berkata, 'Allahu Akbar.' Lalu ia melakukan sujud seperti sujudnya atau lebih lama dari itu. Ia kemudian mengangkat kepalanya dan berkata, 'Allahu Akbar'; kemudian ia berkata lagi, 'Allahu Akbar', dan sujud seperti sujudnya atau lebih lama dari itu. Kemudian ia mengangkat kepalanya dan berkata, 'Allahu Akbar.'"