Bab Perkataan-Nya تُرْجِئُ مَنْ تَشَاءُ مِنْهُنَّ وَتُؤْوِي إِلَيْكَ مَنْ تَشَاءُ وَمَنِ ابْتَغَيْتَ مِمَّنْ عَزَلْتَ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْكَ
حَدَّثَنَا زَكَرِيَّاءُ بْنُ يَحْيَى، حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، قَالَ هِشَامٌ حَدَّثَنَا عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ ـ رضى الله عنها ـ قَالَتْ كُنْتُ أَغَارُ عَلَى اللاَّتِي وَهَبْنَ أَنْفُسَهُنَّ لِرَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَأَقُولُ أَتَهَبُ الْمَرْأَةُ نَفْسَهَا فَلَمَّا أَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى {تُرْجِئُ مَنْ تَشَاءُ مِنْهُنَّ وَتُؤْوِي إِلَيْكَ مَنْ تَشَاءُ وَمَنِ ابْتَغَيْتَ مِمَّنْ عَزَلْتَ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْكَ} قُلْتُ مَا أُرَى رَبَّكَ إِلاَّ يُسَارِعُ فِي هَوَاكَ.
Aisyah berkata: "Aku merasa cemburu kepada wanita-wanita yang telah menyerahkan diri mereka kepada Rasulullah ﷺ dan aku berkata, 'Dapatkah seorang wanita menyerahkan dirinya (kepada seorang lelaki)?' Namun ketika Allah menurunkan ayat: 'Engkau (Wahai Muhammad) dapat menunda (giliran) siapa yang Engkau kehendaki di antara mereka (istri-istrimu), dan Engkau dapat menerima siapa yang Engkau kehendaki; dan tidak ada dosa bagimu jika Engkau mengundang salah satu yang gilirannya telah Engkau sisihkan (sementara).' (33.51) Aku berkata (kepada Nabi), 'Aku merasa bahwa Tuhanmu mempercepat dalam memenuhi keinginan dan hasratmu.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
