Bab Mengaitkan Jari di Masjid dan Lainnya

HR. Al-Bukhari no. 478Shahih

حَدَّثَنَا حَامِدُ بْنُ عُمَرَ، عَنْ بِشْرٍ، حَدَّثَنَا عَاصِمٌ، حَدَّثَنَا وَاقِدٌ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَوِ ابْنِ عَمْرٍو شَبَّكَ النَّبِيُّ ﷺ أَصَابِعَهُ.

Cara baca (latin)

haddatsana hamidu ibnu umara, an bisyrin, haddatsana ashimun, haddatsana waqidun, an abihi, ani abni umara, awi abni amrinw syabbaka annabiyyu ashabiahu.

Dari Ibn `Umar atau Ibn `Amr: Nabi ﷺ mengaitkan tangannya dengan menyilangkan jari-jarinya.

Belajar nahwu 4 kata Ketuk kata Arab untuk melihat arti dan kedudukannya.

Nabi ﷺ mengaitkan tangannya dengan menyilangkan jari-jarinya.

1/4

شَبَّكَ

mengaitkan/menyilangkan

Fi'il kata kerja

Fi'il madhi mabni 'ala al-fath, fa'ilnya adalah Nabi ﷺ. Bentuk ini menunjukkan makna intensif atau berulang, yaitu menyilangkan jari-jari dengan kuat.

Analisis dibantu AI.