Bab Memelihara Shalat dan Shalat Tengah
حَدَّثَنَا حِبَّانُ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَوْنٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ، قَالَ جَلَسْتُ إِلَى مَجْلِسٍ فِيهِ عُظْمٌ مِنَ الأَنْصَارِ وَفِيهِمْ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي لَيْلَى، فَذَكَرْتُ حَدِيثَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ فِي شَأْنِ سُبَيْعَةَ بِنْتِ الْحَارِثِ، فَقَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ وَلَكِنَّ عَمَّهُ كَانَ لاَ يَقُولُ ذَلِكَ. فَقُلْتُ إِنِّي لَجَرِيءٌ إِنْ كَذَبْتُ عَلَى رَجُلٍ فِي جَانِبِ الْكُوفَةِ. وَرَفَعَ صَوْتَهُ، قَالَ ثُمَّ خَرَجْتُ فَلَقِيتُ مَالِكَ بْنَ عَامِرٍ أَوْ مَالِكَ بْنَ عَوْفٍ قُلْتُ كَيْفَ كَانَ قَوْلُ ابْنِ مَسْعُودٍ فِي الْمُتَوَفَّى عَنْهَا زَوْجُهَا وَهْىَ حَامِلٌ فَقَالَ قَالَ ابْنُ مَسْعُودٍ أَتَجْعَلُونَ عَلَيْهَا التَّغْلِيظَ، وَلاَ تَجْعَلُونَ لَهَا الرُّخْصَةَ لَنَزَلَتْ سُورَةُ النِّسَاءِ الْقُصْرَى بَعْدَ الطُّولَى. وَقَالَ أَيُّوبُ عَنْ مُحَمَّدٍ لَقِيتُ أَبَا عَطِيَّةَ مَالِكَ بْنَ عَامِرٍ.
Diriwayatkan dari Muhammad bin Sirin: Saya duduk dalam sebuah majelis di mana para pemimpin Ansar hadir, dan 'Abdur-Rahman bin Abu Laila ada di antara mereka. Saya menyebutkan riwayat 'Abdullah bin 'Utba mengenai masalah Subai'a binti Al-Harith. 'Abdur-Rahman berkata, "Tetapi paman 'Abdullah tidak mengatakan demikian." Saya berkata, "Saya terlalu berani jika saya berbohong tentang seseorang yang sekarang ada di Al-Kufa," dan saya mengangkat suara saya. Kemudian saya keluar dan bertemu Malik bin 'Amir atau Malik bin 'Auf, dan saya berkata, "Apa pendapat Ibn Mas'ud tentang janda hamil yang suaminya telah meninggal?" Dia menjawab, "Ibn Mas'ud berkata, 'Mengapa kalian memberlakukan perintah yang berat padanya dan tidak membiarkannya memanfaatkan izin? Surah wanita yang lebih pendek (yaitu Surah At-Talaq) diturunkan setelah Surah yang lebih panjang (yaitu Surah Al-Baqarah)." (yaitu, masa 'Iddahnya sampai dia melahirkan.)
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
