Bab Tentang Ayat 'Isteri-isterimu adalah ladang bagimu, maka datangilah ladangmu itu bagaimana saja kamu kehendaki'
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ، أَخْبَرَنَا النَّضْرُ بْنُ شُمَيْلٍ، أَخْبَرَنَا ابْنُ عَوْنٍ، عَنْ نَافِعٍ، قَالَ كَانَ ابْنُ عُمَرَ ـ رضى الله عنهما ـ إِذَا قَرَأَ الْقُرْآنَ لَمْ يَتَكَلَّمْ حَتَّى يَفْرُغَ مِنْهُ، فَأَخَذْتُ عَلَيْهِ يَوْمًا، فَقَرَأَ سُورَةَ الْبَقَرَةِ حَتَّى انْتَهَى إِلَى مَكَانٍ قَالَ تَدْرِي فِيمَا أُنْزِلَتْ. قُلْتُ لاَ. قَالَ أُنْزِلَتْ فِي كَذَا وَكَذَا. ثُمَّ مَضَى. وَعَنْ عَبْدِ الصَّمَدِ، حَدَّثَنِي أَبِي، حَدَّثَنِي أَيُّوبُ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، {فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ} قَالَ يَأْتِيهَا فِي. رَوَاهُ مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ.
Dari Nafi', bahwa setiap kali Ibn 'Umar membaca Al-Qur'an, ia tidak berbicara kepada siapa pun sampai ia selesai membaca. Suatu ketika aku memegang Al-Qur'an dan ia membaca Surat Al-Baqarah dari hafalannya, lalu berhenti di suatu ayat dan berkata, 'Tahukah kamu dalam konteks apa ayat ini diturunkan?' Aku menjawab, 'Tidak.' Ia berkata, 'Ayat ini diturunkan dalam konteks demikian dan demikian.' Ibn 'Umar kemudian melanjutkan bacaannya. Nafi' menambahkan mengenai ayat: 'Maka datangilah ladangmu itu bagaimana saja kamu kehendaki'. Ibn 'Umar berkata, 'Artinya, seseorang harus mendekati istrinya...'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
