Bab Perkataan-Nya: Dan makanlah dan minumlah hingga jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam (fajar)
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ حُصَيْنٍ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنْ عَدِيٍّ، قَالَ أَخَذَ عَدِيٌّ عِقَالاً أَبْيَضَ وَعِقَالاً أَسْوَدَ حَتَّى كَانَ بَعْضُ اللَّيْلِ نَظَرَ فَلَمْ يَسْتَبِينَا، فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ، جَعَلْتُ تَحْتَ وِسَادَتِي. قَالَ " إِنَّ وِسَادَكَ إِذًا لَعَرِيضٌ أَنْ كَانَ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ وَالأَسْوَدُ تَحْتَ وِسَادَتِكَ ".
Diriwayatkan dari Adi, ia mengambil seutas tali putih dan seutas tali hitam, dan ketika sebagian malam telah berlalu, ia melihatnya tetapi tidak dapat membedakan antara keduanya. Keesokan paginya ia berkata, "Wahai Rasulullah! Aku meletakkan (benang putih dan benang hitam) di bawah bantalku." Nabi (ﷺ) bersabda, "Maka bantalmu terlalu lebar jika benang putih (fajar) dan benang hitam (malam) berada di bawah bantalmu!"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
