Bab Firman-Nya: "Sesungguhnya Safa dan Marwa adalah di antara syiar Allah..."
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ سُلَيْمَانَ، قَالَ سَأَلْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ عَنِ الصَّفَا، وَالْمَرْوَةِ،. فَقَالَ كُنَّا نَرَى أَنَّهُمَا مِنْ أَمْرِ الْجَاهِلِيَّةِ، فَلَمَّا كَانَ الإِسْلاَمُ أَمْسَكْنَا عَنْهُمَا، فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى {إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ } إِلَى قَوْلِهِ {أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا}.
Diriwayatkan dari 'Asim bin Sulaiman: Saya bertanya kepada Anas bin Malik tentang Safa dan Marwa. Anas menjawab, "Kami dulu menganggap (mengelilingi) keduanya sebagai adat zaman Jahiliyah, sehingga ketika Islam datang, kami meninggalkannya. Kemudian Allah menurunkan ayat: 'Sesungguhnya Safa dan Marwa (yaitu dua gunung di Mekkah) adalah di antara simbol-simbol Allah. Maka tidak ada dosa bagi orang yang melakukan Haji ke Rumah (Allah) atau melakukan Umrah untuk mengelilingi keduanya.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
