Bab Haji Terakhir
Shahih
haddatsani muhammadu ibnu almutsanna, haddatsana abdu alwahhabi, haddatsana ayyubu, an muhammadin, ani abni abi bakraha, an abi bakraha, ani annabiyyi qala " azzamanu qadi astadara kahayahi yawma khalaqa assamawati waalardha, assanahu atsna asyara syahran minha arbaahun hurumun tsalatsahun mutawaalyatun dzu alqadahi wadzu alhijjahi waalmuharramu, warajabu mudhara adzi bayna jumada wasyabana, au syahrin hadza " qulna allahu warasuluhu alamu. fasakata hatta zhananna annahu sayusammihi bighayri asmihi. qala " alaysa dzu alhijjahi ". qulna bala. qala " faau baladin hadza ". qulna allahu warasuluhu alamu, fasakata hatta zhananna annahu sayusammihi bighayri asmihi. qala " alaysa albaldaha ". qulna bala. qala " faau yawmin hadza " qulna allahu warasuluhu alamu, fasakata hatta zhananna annahu sayusammihi bighayri asmihi. qala " alaysa yawma annahri ". qulna bala. qala " fainna dimaakum waamwaalkum qala muhammadun waahsibuhu qala waaradhakum alaykum haramun kahurmahi yawmikum hadza, fi baladikum hadza, fi syahrikum hadza wasatalqawna rabbakum, fasayasalukum an amalikum, ala fala tarjiu badi dhulalan, yadhribu badhukum riqaba badhin, ala liyuballighi assyahidu alghaiba, falaalla badha man yuballaghuhu an yakuna awa lahu min badhi man samiahu fakana muhammadun idza dzakarahu yaqulu shadaqa muhammadun tsumma qala ala hal ballaghtu. marratayni ".
Dari Abu Bakrah: Nabi ﷺ bersabda, "Waktu telah kembali ke bentuk asalnya seperti ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Tahun terdiri dari dua belas bulan, empat di antaranya adalah bulan suci, tiga di antaranya berturut-turut, yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Muharram, dan yang keempat adalah Rajab yang dinamakan sesuai dengan suku Mudar, antara (bulan) Jumada dan Syaban." Kemudian Nabi ﷺ bertanya, "Bulan apa ini?" Kami menjawab, "Allah dan Rasul-Nya lebih tahu." Nabi ﷺ diam sampai kami mengira bahwa beliau akan menyebutkan dengan nama lain. Kemudian Nabi ﷺ berkata, "Bukankah ini bulan Dzulhijjah?" Kami menjawab, "Ya." Kemudian beliau berkata, "Kota apa ini?" Kami menjawab, "Allah dan Rasul-Nya lebih tahu." Nabi ﷺ diam sampai kami mengira bahwa beliau akan menyebutkan dengan nama lain. Kemudian beliau berkata, "Bukankah ini kota Mekah?" Kami menjawab, "Ya." Kemudian beliau berkata, "Hari apa ini?" Kami menjawab, "Allah dan Rasul-Nya lebih tahu." Nabi ﷺ diam sampai kami mengira bahwa beliau akan menyebutkan dengan nama lain. Kemudian beliau berkata, "Bukankah ini hari Nahr (kurban)?" Kami menjawab, "Ya." Beliau berkata, "Maka darah, harta, (Muhammad berkata, 'Saya rasa Nabi ﷺ juga berkata: Dan kehormatan kalian..) adalah haram satu sama lain seperti haramnya hari kalian ini, di kota kalian ini, di bulan kalian ini; dan sungguh, kalian akan menemui Tuhan kalian, dan Dia akan menanyakan kalian tentang amal kalian. Hati-hati! Jangan kembali menjadi kafir setelahku, saling memenggal leher satu sama lain. Ini adalah kewajiban bagi mereka yang hadir untuk menyampaikan pesan ini kepada yang tidak hadir. Mungkin saja beberapa dari mereka yang akan disampaikan akan lebih memahami daripada beberapa dari mereka yang mendengarnya." (Muhammad, ketika mengingat riwayat itu, biasa berkata, "Muhammad berkata benar!") Kemudian beliau menambahkan dua kali, "Tidak diragukan! Apakah aku sudah menyampaikan (Pesan Allah) kepada kalian?"