Bab Firman Allah Ta'ala: Dan Pada Hari Hunain Ketika Banyaknya Jumlah Kalian Mengagumkan Kalian, Tetapi Tidak Memberikan Manfaat Apa Pun Bagi Kalian
Shahih
haddatsana abdu allahi ibnu yusufa, akhbarana malikun, an yahya ibni saidin, an umara ibni katsiri ibni aflaha, an abi muhammadin, mawla abi qatadaha an abi qatadaha, qala kharajna maa annabiyyi ama hunaynin, falamma ataqayna kanat lilmuslimina jawlahun, faraaytu rajulan mina almusyrikina, qad ala rajulan mina almuslimina, fadharabtuhu min waraihi ala habli atiqihi biassayfi, faqathatu addira, waaqbala alaa fadhammani dhammahan wajadtu minha riha almawti, tsumma adrakahu almawtu faarsalani, falahiqtu umara faqultu ma balu annasi qala amru allahi azza wajalla. tsumma rajau wajalasa annabiyyu faqala " man qatala qatilan lahu alayhi bayyinahun falahu salabuhu ". faqultu man yasyhadu li tsumma jalastu qala tsumma qala annabiyyu mitslahu faqumtu faqultu man yasyhadu li tsumma jalastu qala tsumma qala annabiyyu mitslahu, faqumtu faqala " malaka ya aba qatadaha ". faakhbartuhu. faqala rajulun shadaqa wasalabuhu indi, faardhihi minni. faqala abu bakrin laha allahi, idzan la yamidu ila asadin min usdi allahi yuqatilu ani allahi warasulihi fayuthiyaka salabahu. faqala annabiyyu " shadaqa faathihi ". faathanihi fabtatu bihi makhrafan fi ibani salimaha, fainnahu lawwalu malin taattsaltuhu fi alislami.
Diriwayatkan dari Abu Qatadah: Kami berangkat bersama Nabi ﷺ pada tahun (perang) Hunain, dan ketika kami menghadapi musuh, kaum Muslimin (kecuali Nabi ﷺ dan beberapa sahabatnya) mundur (dari musuh). Saya melihat seorang dari kalangan musyrikin mengalahkan seorang Muslim, maka saya memukul musyrik itu dari belakang lehernya sehingga pelindungnya terpotong. Musyrik itu menuju ke arah saya dan menekan saya dengan sangat sehingga saya merasa seolah-olah saya akan mati. Kemudian maut menimpanya dan dia melepaskan saya. Setelah itu saya mengikuti Umar dan berkata kepadanya, "Apa yang terjadi dengan orang-orang?" Dia berkata, "Itu adalah Perintah Allah." Kemudian kaum Muslimin kembali (ke pertempuran setelah mundur) dan (setelah mengalahkan musuh) Nabi duduk dan berkata, "Siapa pun yang telah membunuh seorang kafir dan memiliki bukti tentang hal ini, akan mendapatkan salab (yaitu harta milik orang yang sudah meninggal, misalnya pakaian, senjata, kuda, dll)." Saya (berdiri) dan berkata, "Siapa yang akan menjadi saksi saya?" lalu saya duduk. Kemudian Nabi ﷺ mengulangi pertanyaannya. Kemudian Nabi ﷺ mengulangi hal yang sama (untuk ketiga kalinya). Saya berdiri dan berkata, "Siapa yang akan menjadi saksi saya?" lalu saya duduk. Nabi ﷺ mengajukan pertanyaannya lagi. Maka saya berdiri. Nabi ﷺ berkata, "Apa yang terjadi, wahai Abu Qatadah?" Maka saya menceritakan seluruh kisahnya; seorang berkata, "Abu Qatadah telah berkata benar, dan salab orang yang sudah meninggal ada padaku, jadi silakan kompensasi Abu Qatadah atas namaku." Abu Bakar berkata, "Tidak! Demi Allah, tidak mungkin Nabi ﷺ akan meninggalkan Singa Allah yang berjuang untuk Allah dan Rasul-Nya dan memberimu harta rampasannya." Nabi ﷺ berkata, "Abu Bakar telah berkata benar. Kembalikan (harta rampasan) itu kepadanya (wahai orang)!" Maka dia memberikannya kepada saya dan saya membeli sebuah kebun di (tanah) Banu Salama dengan itu (yaitu harta rampasan) dan itu adalah properti pertama yang saya dapatkan setelah memeluk Islam.