Bab Perang Mu'tah dari Tanah Syam
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ وَاقِدٍ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلاَلٍ، عَنْ أَنَسٍ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم نَعَى زَيْدًا وَجَعْفَرًا وَابْنَ رَوَاحَةَ لِلنَّاسِ، قَبْلَ أَنْ يَأْتِيَهُمْ خَبَرُهُمْ فَقَالَ " أَخَذَ الرَّايَةَ زَيْدٌ فَأُصِيبَ، ثُمَّ أَخَذَ جَعْفَرٌ فَأُصِيبَ، ثُمَّ أَخَذَ ابْنُ رَوَاحَةَ فَأُصِيبَ ـ وَعَيْنَاهُ تَذْرِفَانِ ـ حَتَّى أَخَذَ الرَّايَةَ سَيْفٌ مِنْ سُيُوفِ اللَّهِ حَتَّى فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ ".
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Waqid, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid, dari Ayyub, dari Humayd bin Hilal, dari Anas radhiallahu 'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengabarkan kepada manusia tentang syahidnya Zaid, Ja'far, dan Ibn Rawaha sebelum berita kematian mereka sampai. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Zaid mengambil bendera (sebagai komandan pasukan) dan syahid, kemudian Ja'far mengambilnya dan syahid, dan kemudian Ibn Rawaha mengambilnya dan syahid." Pada saat itu, mata Nabi mengeluarkan air mata. Beliau menambahkan, "Kemudian bendera diambil oleh sebuah pedang di antara pedang-pedang Allah (yaitu Khalid) dan Allah memberikan kemenangan kepada mereka (yaitu kaum Muslimin).
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
