Bab Perang Al-Hudaibiyah
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى، عَنْ إِسْرَائِيلَ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنِ الْبَرَاءِ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ تَعُدُّونَ أَنْتُمُ الْفَتْحَ فَتْحَ مَكَّةَ، وَقَدْ كَانَ فَتْحُ مَكَّةَ فَتْحًا، وَنَحْنُ نَعُدُّ الْفَتْحَ بَيْعَةَ الرُّضْوَانِ يَوْمَ الْحُدَيْبِيَةِ. كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَرْبَعَ عَشْرَةَ مِائَةً، وَالْحُدَيْبِيَةُ بِئْرٌ فَنَزَحْنَاهَا، فَلَمْ نَتْرُكْ فِيهَا قَطْرَةً، فَبَلَغَ ذَلِكَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَأَتَاهَا، فَجَلَسَ عَلَى شَفِيرِهَا، ثُمَّ دَعَا بِإِنَاءٍ مِنْ مَاءٍ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ مَضْمَضَ وَدَعَا، ثُمَّ صَبَّهُ فِيهَا فَتَرَكْنَاهَا غَيْرَ بَعِيدٍ ثُمَّ إِنَّهَا أَصْدَرَتْنَا مَا شِئْنَا نَحْنُ وَرِكَابَنَا.
Apakah kalian menganggap penaklukan Mekkah sebagai kemenangan? Sungguh, kami menganggap bahwa kemenangan yang sebenarnya adalah Bai'at Ar-Ridwan yang kami berikan pada hari Al-Hudaibiyah (kepada Nabi). Pada hari Al-Hudaibiyah kami berjumlah seribu empat ratus orang bersama Nabi ﷺ. Al-Hudaibiyah adalah sebuah sumur, airnya kami habiskan hingga tidak tersisa setetes pun. Ketika Nabi ﷺ diberitahu tentang hal itu, beliau datang dan duduk di tepi sumur. Kemudian beliau meminta sebuah wadah berisi air, berwudhu dari air itu, berkumur, berdoa, dan menuangkan sisa air ke dalam sumur. Kami tinggal di sana sejenak, kemudian sumur itu memunculkan air yang kami butuhkan untuk diri kami dan hewan tunggangan kami.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
