Bab Keutamaan Menghadap Kiblat
حَدَّثَنَا نُعَيْمٌ، قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ، عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَقُولُوا لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ. فَإِذَا قَالُوهَا وَصَلَّوْا صَلاَتَنَا، وَاسْتَقْبَلُوا قِبْلَتَنَا، وَذَبَحُوا ذَبِيحَتَنَا، فَقَدْ حَرُمَتْ عَلَيْنَا دِمَاؤُهُمْ وَأَمْوَالُهُمْ إِلاَّ بِحَقِّهَا، وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِ ".
Dari Anas bin Malik: Rasulullah (ﷺ) bersabda, "Saya diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka mengucapkan: 'Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah.' Dan jika mereka mengucapkannya, shalatlah seperti shalat kami, hadaplah kiblat kami, dan sembelihlah seperti sembelihan kami, maka darah dan harta mereka akan menjadi suci bagi kami dan kami tidak akan mengganggu mereka kecuali dengan haknya, dan perhitungan mereka akan diserahkan kepada Allah."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
