Bab Hijrah Nabi ﷺ dan Para Sahabat ke Madinah
Shahih
haddatsana alhumaydiyyu, haddatsana sufyanu, haddatsana alamasyu, qala samitu aba wailin, yaqulu udna khabbaban faqala hajarna maa annabiyyi nuridu wajha allahi, fawaqaa ajruna ala allahi, faminna man madha, lam yakhudz min ajrihi syayan, minhum mushabu ibnu umayrin qutila yawma uhudin, wataraka namirahan, fakunna idza ghatthayna biha rasahu badat rijlahu, waidza ghatthayna rijlayhi bada rasuhu, faamarana rasulu allahi an nughatthiya rasahu, wanajala ala rijlayhi syayan min idzkhirin. waminna man aynaat lahu tsamaratuhu fahwa yahdibuha.
Diriwayatkan dari Abu Wail: "Kami mengunjungi Khabbab yang berkata, 'Kami berhijrah bersama Nabi ﷺ demi Allah, sehingga pahala kami menjadi hak dan pasti dari Allah. Sebagian dari kami meninggal tanpa mendapatkan apa pun dari pahala mereka (di dunia ini) dan salah satunya adalah Mus'ab bin 'Umar yang syahid pada hari (pertempuran) Uhud meninggalkan jubah wol bergaris. Ketika kami menutupi kepalanya dengan itu, kakinya menjadi telanjang, dan ketika kami menutupi kakinya, kepalanya menjadi telanjang. Maka Rasulullah ﷺ memerintahkan kami untuk menutupi kepalanya dan meletakkan sedikit Idhkhir (sejenis rumput) di kakinya. (Di sisi lain) sebagian dari kami telah memetik buah-buahan mereka (di dunia ini) dan mereka sedang mengumpulkannya.'"