Bab Penyebutan Jin
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي جَدِّي، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، رضى الله عنه أَنَّهُ كَانَ يَحْمِلُ مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم إِدَاوَةً لِوَضُوئِهِ وَحَاجَتِهِ، فَبَيْنَمَا هُوَ يَتْبَعُهُ بِهَا فَقَالَ " مَنْ هَذَا ". فَقَالَ أَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ. فَقَالَ " ابْغِنِي أَحْجَارًا أَسْتَنْفِضْ بِهَا، وَلاَ تَأْتِنِي بِعَظْمٍ وَلاَ بِرَوْثَةٍ ". فَأَتَيْتُهُ بِأَحْجَارٍ أَحْمِلُهَا فِي طَرَفِ ثَوْبِي حَتَّى وَضَعْتُ إِلَى جَنْبِهِ ثُمَّ انْصَرَفْتُ، حَتَّى إِذَا فَرَغَ مَشَيْتُ، فَقُلْتُ مَا بَالُ الْعَظْمِ وَالرَّوْثَةِ قَالَ " هُمَا مِنْ طَعَامِ الْجِنِّ، وَإِنَّهُ أَتَانِي وَفْدُ جِنِّ نَصِيبِينَ وَنِعْمَ الْجِنُّ، فَسَأَلُونِي الزَّادَ، فَدَعَوْتُ اللَّهَ لَهُمْ أَنْ لاَ يَمُرُّوا بِعَظْمٍ وَلاَ بِرَوْثَةٍ إِلاَّ وَجَدُوا عَلَيْهَا طَعَامًا ".
Dari Abu Huraira, bahwa suatu ketika ia berada di sisi Nabi (ﷺ) membawa sebuah wadah untuk wudhu dan untuk membersihkan kemaluannya. Ketika ia mengikutinya sambil membawanya, Nabi (ﷺ) berkata, "Siapa ini?" Ia menjawab, "Saya Abu Huraira." Nabi (ﷺ) berkata, "Bawakan saya batu untuk membersihkan kemaluan saya, dan jangan bawakan tulang atau kotoran hewan." Abu Huraira melanjutkan: Maka saya membawa beberapa batu, membawanya di sudut jubah saya hingga saya meletakkannya di sampingnya dan pergi. Ketika beliau selesai, saya berjalan bersamanya dan bertanya, "Bagaimana dengan tulang dan kotoran hewan?" Beliau berkata, "Itu adalah makanan jin. Delegasi jin dari (kota) Nasibin datang kepada saya—dan betapa baiknya jin-jin itu—dan meminta sisa makanan manusia. Saya berdoa kepada Allah untuk mereka agar mereka tidak melewati tulang atau kotoran hewan kecuali mereka menemukan makanan di atasnya.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
