Bab Shalat di Atas Permadani
Shahih
haddatsana abdu allahi, qala akhbarana malikun, an ishaqa ibni abdi allahi ibni abi thalhaha, an anasi ibni malikin, anna jaddatahu, mulaykaha daat rasula allahi lithaamin shanaathu lahu, faakala minhu tsumma qala " qumu falushalli lakum ". qala anasun faqumtu ila hashirin lana qadi aswadda min thuli ma lubisa, fanadhahtuhu bimain, faqama rasulu allahi washafaftu waalyatima waraahu, waalajuzu min waraina, fashalla lana rasulu allahi rakatayni tsumma ansharafa.
Anas bin Malik berkata, "Nenekku Mulaika mengundang Rasulullah ﷺ untuk makan yang telah disiapkannya. Beliau makan dari makanan itu dan berkata, 'Berdirilah! Aku akan memimpin kalian dalam shalat.'" Anas menambahkan, "Aku mengambil permadani kami yang telah menjadi gelap karena lama dipakai, lalu aku menyiramnya dengan air. Rasulullah ﷺ berdiri di atasnya. Anak yatim (Damira atau Ruh) dan aku berbaris di belakangnya dan nenek tua (Mulaika) berdiri di belakang kami. Rasulullah ﷺ memimpin kami dalam shalat dan melaksanakan dua rakaat, kemudian beliau pergi."