Bab Keutamaan Zaid bin Haritsah, Pelayan Nabi ﷺ
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ قَزَعَةَ، حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ ـ رضى الله عنها ـ قَالَتْ دَخَلَ عَلَىَّ قَائِفٌ وَالنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم شَاهِدٌ، وَأُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ وَزَيْدُ بْنُ حَارِثَةَ مُضْطَجِعَانِ، فَقَالَ إِنَّ هَذِهِ الأَقْدَامَ بَعْضُهَا مِنْ بَعْضٍ. قَالَ فَسُرَّ بِذَلِكَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم وَأَعْجَبَهُ، فَأَخْبَرَ بِهِ عَائِشَةَ.
Dari Urwah, Aisyah berkata, "Seorang Qa'if (yaitu orang yang ahli dalam mengenali keturunan seseorang melalui fisiognomi dan memeriksa bagian tubuh bayi) datang kepada saya sementara Nabi ﷺ hadir, dan Usamah bin Zaid dan Zaid bin Haritsah sedang tidur. Qa'if itu berkata: Kaki-kaki ini (Usamah dan ayahnya) adalah milik orang-orang yang berasal dari keturunan yang sama.' Nabi ﷺ senang mendengar perkataan itu yang membuatnya kagum, dan ia memberitahu Aisyah tentang hal itu.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
