Bab Keutamaan Zubair bin Al-Awwam
حَدَّثَنِي عُبَيْدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، عَنْ هِشَامٍ، أَخْبَرَنِي أَبِي، سَمِعْتُ مَرْوَانَ، كُنْتُ عِنْدَ عُثْمَانَ، أَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ اسْتَخْلِفْ. قَالَ وَقِيلَ ذَاكَ قَالَ نَعَمْ، الزُّبَيْرُ. قَالَ أَمَا وَاللَّهِ إِنَّكُمْ لَتَعْلَمُونَ أَنَّهُ خَيْرُكُمْ. ثَلاَثًا.
Telah menceritakan kepada kami Ubaid bin Ismail, telah menceritakan kepada kami Abu Usamah, dari Hisham, ia berkata: "Ayahku mendengar Marwan, ia berkata: "Aku berada di sisi Utsman, datanglah seorang lelaki kepadanya dan berkata: 'Tunjuklah penggantimu.' Utsman berkata: 'Apakah pengganti itu telah disebutkan?' Ia menjawab: 'Ya, Zubair.' Utsman berkata tiga kali: 'Demi Allah! Sesungguhnya kalian tahu bahwa dia adalah yang terbaik di antara kalian.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
