Bab Pernyataan Nabi ﷺ "Seandainya aku mengambil seorang kekasih"
Shahih
haddatsani alwalidu ibnu shalihin, haddatsana isa ibnu yunusa, haddatsana umaru ibnu saidi ibni abi alhusayni almakkiyyu, ani abni abi mulaykaha, ani abni abbasin rdh allah nhm qala inni lawaqifun fi qawmin, fadaawu allaha liumara ibni alkhatthabi waqad wudhia ala saririhi, idza rajulun min khalfi qad wadhaa mirfaqahu ala mankibi, yaqulu rahimaka allahu, in kuntu larju an yajalaka allahu maa shahibayka, lanni katsiran mimma kuntu asmau rasula allahi yaqulu kuntu waabu bakrin waumaru, wafaaltu waabu bakrin waumaru, wanthalaqtu waabu bakrin waumaru. fain kuntu larju an yajalaka allahu maahuma. faltafattu faidza huwa aliyyu ibnu abi thalibin.
Dari Ibn Abbas: Ketika saya berdiri di antara orang-orang yang mendoakan Allah untuk Umar bin Al-Khattab yang sedang terbaring (meninggal) di tempat tidurnya, seorang laki-laki di belakang saya meletakkan siku di atas bahu saya dan berkata, "(Wahai Umar!) Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu. Saya selalu berharap agar Allah menempatkanmu bersama dua sahabatmu, karena saya sering mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, "Saya, Abu Bakar, dan Umar (pergi ke suatu tempat). Saya, Abu Bakar, dan Umar (melakukan sesuatu). Saya, Abu Bakar, dan Umar (berangkat)." Maka saya berharap agar Allah menempatkanmu bersama mereka berdua." Saya menoleh dan melihat bahwa yang berbicara adalah Ali bin Abi Talib.