Bab Kisah Khuza'ah
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ، أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ، قَالَ الْبَحِيرَةُ الَّتِي يُمْنَعُ دَرُّهَا لِلطَّوَاغِيتِ وَلاَ يَحْلُبُهَا أَحَدٌ مِنَ النَّاسِ، وَالسَّائِبَةُ الَّتِي كَانُوا يُسَيِّبُونَهَا لآلِهَتِهِمْ فَلاَ يُحْمَلُ عَلَيْهَا شَىْءٌ. قَالَ وَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " رَأَيْتُ عَمْرَو بْنَ عَامِرِ بْنِ لُحَىٍّ الْخُزَاعِيَّ يَجُرُّ قُصْبَهُ فِي النَّارِ، وَكَانَ أَوَّلَ مَنْ سَيَّبَ السَّوَائِبَ ".
Telah menceritakan kepada kami Abu Al-Yamani, telah mengabarkan kepada kami Syu'aib, dari Az-Zuhri, ia berkata: Saya mendengar Said bin Al-Musaiyab berkata: Al-Bahira adalah hewan yang susunya dikhususkan untuk berhala-berhala dan tidak boleh diperah oleh siapapun dari manusia. Dan As-Saiba adalah hewan yang mereka (kaum kafir) lepaskan atas nama dewa-dewa mereka sehingga tidak boleh digunakan untuk membawa sesuatu. Abu Huraira berkata, "Rasulullah ﷺ bersabda: 'Saya melihat Amr bin Amir bin Luhai Al-Khuza'i menyeret ususnya di dalam neraka, karena dia adalah orang pertama yang memulai kebiasaan melepaskan hewan (demi dewa-dewa palsu).'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
