Bab Perkataan Allah Ta'ala: Maka Sesungguhnya Untuk Allah Lima Perenang
Shahih
haddatsana abu alwalidi, haddatsana syubahu, an sulaymana, wamanshurin, waqatadaha, samiu salima ibna abi aljadi, an jabiri ibni abdi allahi rdh allah nhm qala wulida lirajulin minna mina alanshari ghulamun, faarada an yusammiyahu muhammadan qala syubahu fi haditsi manshurin inna alanshariyya qala hamaltuhu ala unuqi faataytu bihi annabiyya. wafi haditsi sulaymana wulida lahu ghulamun, faarada an yusammiyahu muhammadan qala " sammu bismi, wala takannaw bikunyati, fainni innama juiltu qasiman aqsimu baynakum ". waqala hushaynun " buitstu qasiman aqsimu baynakum ". qala amrunw akhbarana syubahu an qatadaha qala samitu saliman an jabirin arada an yusammiyahu alqasima faqala annabiyyu " sammu bismi wala taktanu bikunyati ".
Diriwayatkan dari Jabir bin 'Abdullah (ra): Seorang anak laki-laki lahir dari salah satu orang kami, dari kalangan Ansar, dan dia ingin menamainya Muhammad. Kemudian seorang laki-laki Ansar berkata, "Saya mengangkat anak itu di atas leher saya dan membawanya kepada Nabi ﷺ." Nabi ﷺ bersabda, "Namailah anakmu dengan namaku, tetapi janganlah menamakan (mereka) dengan Kunya-ku, karena sesungguhnya aku dijadikan sebagai Qasim (yaitu, pembagi) untuk membagi (harta rampasan, dll.) di antara kalian." Narator, Husain berkata bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Aku diutus sebagai Qasim (yaitu, pembagi) untuk membagi (hal-hal) di antara kalian." Sub-narator Salim berkata bahwa dia mendengar Jabir mengatakan bahwa laki-laki itu ingin menamai anak itu Al-Qasim, tetapi Nabi ﷺ berkata, "Panggillah (anak-anakmu) dengan namaku, tetapi janganlah menamakan (mereka) dengan Kunya-ku."