Bab Mengenakan Helm
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ سَهْلٍ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّهُ سُئِلَ عَنْ جُرْحِ النَّبِيِّ، صلى الله عليه وسلم يَوْمَ أُحُدٍ. فَقَالَ جُرِحَ وَجْهُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَكُسِرَتْ رَبَاعِيَتُهُ وَهُشِمَتِ الْبَيْضَةُ عَلَى رَأْسِهِ، فَكَانَتْ فَاطِمَةُ ـ عَلَيْهَا السَّلاَمُ ـ تَغْسِلُ الدَّمَ وَعَلِيٌّ يُمْسِكُ، فَلَمَّا رَأَتْ أَنَّ الدَّمَ لاَ يَزِيدُ إِلاَّ كَثْرَةً أَخَذَتْ حَصِيرًا فَأَحْرَقَتْهُ حَتَّى صَارَ رَمَادًا ثُمَّ أَلْزَقَتْهُ، فَاسْتَمْسَكَ الدَّمُ.
Telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Muslimah, telah mengabarkan kepada kami Abdul Aziz bin Abi Hazim, dari ayahnya, dari Sahl - semoga Allah meridhai dia - bahwa ia ditanya tentang luka Nabi, صلى الله عليه وسلم, pada hari Uhud. Ia berkata: "Wajah Nabi صلى الله عليه وسلم terluka dan salah satu gigi depannya patah dan helm di kepalanya hancur. Fatimah mencuci darah sementara Ali memegang air. Ketika ia melihat bahwa darah semakin banyak, ia membakar sehelai tikar hingga menjadi abu yang ia tempelkan di luka, maka darah pun berhenti mengalir."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
