Bab Keutamaan Jihad dan Perang
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ مَنْصُورٍ، أَخْبَرَنَا عَفَّانُ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جُحَادَةَ، قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو حَصِينٍ، أَنَّ ذَكْوَانَ، حَدَّثَهُ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ حَدَّثَهُ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ دُلَّنِي عَلَى عَمَلٍ يَعْدِلُ الْجِهَادَ. قَالَ " لاَ أَجِدُهُ ـ قَالَ ـ هَلْ تَسْتَطِيعُ إِذَا خَرَجَ الْمُجَاهِدُ أَنْ تَدْخُلَ مَسْجِدَكَ فَتَقُومَ وَلاَ تَفْتُرَ وَتَصُومَ وَلاَ تُفْطِرَ ". قَالَ وَمَنْ يَسْتَطِيعُ ذَلِكَ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ إِنَّ فَرَسَ الْمُجَاهِدِ لَيَسْتَنُّ فِي طِوَلِهِ فَيُكْتَبُ لَهُ حَسَنَاتٍ.
Dari Abu Huraira: Seorang lelaki datang kepada Rasulullah (ﷺ) dan berkata, "Ajarkan saya suatu amal yang setara dengan jihad (dalam pahala)." Dia menjawab, "Saya tidak menemukan amal seperti itu." Kemudian dia menambahkan, "Bisakah kamu, sementara pejuang Muslim berada di medan perang, masuk ke masjidmu untuk melaksanakan shalat tanpa henti dan berpuasa dan tidak pernah berbuka?" Lelaki itu berkata, "Tapi siapa yang bisa melakukan itu?" Abu Huraira menambahkan, "Pejuang (yaitu pejuang Muslim) diberi pahala bahkan untuk langkah-langkah kuda mereka saat berkeliaran (untuk merumput) terikat dengan tali yang panjang."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
