Bab Apakah Orang yang Berhenti Dapat Memanfaatkan Harta Wakafnya
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم رَأَى رَجُلاً يَسُوقُ بَدَنَةً، فَقَالَ لَهُ " ارْكَبْهَا ". فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهَا بَدَنَةٌ. قَالَ فِي الثَّالِثَةِ أَوِ الرَّابِعَةِ " ارْكَبْهَا، وَيْلَكَ، أَوْ وَيْحَكَ ".
Diriwayatkan dari Anas: Nabi ﷺ melihat seorang lelaki yang mengendalikan Badanah (unta untuk kurban) dan berkata kepadanya, "Naiklah di atasnya." Lelaki itu berkata, "Wahai Rasulullah! Itu adalah Badanah." (Nabi ﷺ mengulangi perintahnya) dan pada ketiga atau keempat kalinya dia berkata, "Naiklah, (celakalah kamu) atau berkata: "Semoga Allah merahmatimu.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
