Bab Apa yang Dilarang dalam Memuji dan Hendaknya Mengatakan Apa yang Diketahui
HR. Al-Bukhari no. 2663Shahih
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ صَبَّاحٍ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ زَكَرِيَّاءَ، حَدَّثَنَا بُرَيْدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ أَبِي بُرْدَةَ، عَنْ أَبِي مُوسَى ـ رضى الله عنه ـ قَالَ سَمِعَ النَّبِيُّ ﷺ رَجُلاً يُثْنِي عَلَى رَجُلٍ، وَيُطْرِيهِ فِي مَدْحِهِ فَقَالَ " أَهْلَكْتُمْ ـ أَوْ قَطَعْتُمْ ـ ظَهْرَ الرَّجُلِ ".
Cara baca (latin)
haddatsana muhammadu ibnu shabbahin, haddatsana ismailu ibnu zakariyyaa, haddatsana buraydu ibnu abdi allahi, an abi burdaha, an abi musa rdh allah nh qala samia annabiyyu rajulan yutsni ala rajulin, wayuthrihi fi madhihi faqala " ahlaktum aw qathatum zhahra arrajuli ".
Diriwayatkan dari Abu Musa Al-Ash'ari: Nabi ﷺ mendengar seseorang memuji orang lain dan berlebihan dalam pujiannya. Nabi ﷺ bersabda, "Kalian telah merusak atau memotong punggung orang itu (karena memujinya terlalu banyak)."
Belajar nahwu 5 kata
Analisis sedang disiapkan, panel terisi otomatis.
Belum ada analisis nahwu untuk hadits ini.
Kalian telah merusak atau memotong punggung orang itu (karena memujinya terlalu banyak).
Analisis dibantu AI.