Shahih Al-Bukhari · Kitab Hadiah dan Keutamaannya serta Dorongannya · No. 2594

Bab Siapa yang Harus Diberi Hadiah Terlebih Dahulu

Shahih

وَقَالَ بَكْرٌ عَنْ عَمْرٍو، عَنْ بُكَيْرٍ، عَنْ كُرَيْبٍ، مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ إِنَّ مَيْمُونَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ ﷺ أَعْتَقَتْ وَلِيدَةً لَهَا فَقَالَ لَهَا " وَلَوْ وَصَلْتِ بَعْضَ أَخْوَالِكِ كَانَ أَعْظَمَ لأَجْرِكِ ".

waqala bakrun an amrinw, an bukayrin, an kuraybin, mawla abni abbasin inna maymunaha zawja annabiyyi ataqat walidahan laha faqala laha " walaw washalti badha akhwaalki kana azhama lajriki ".

Diriwayatkan dari Maimunah, istri Nabi ﷺ bahwa dia memerdekakan seorang budak perempuannya dan Nabi ﷺ berkata kepadanya, "Engkau akan mendapatkan lebih banyak pahala jika engkau memberikan budak perempuan itu kepada salah satu pamanmu."

Penjelasan