Bab Kebencian Terhadap Memperpanjang Hukuman Terhadap Budak
حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ، سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ، وَزَيْدَ بْنَ خَالِدٍ، رضى الله عنهما عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " إِذَا زَنَتِ الأَمَةُ فَاجْلِدُوهَا، ثُمَّ إِذَا زَنَتْ فَاجْلِدُوهَا، ثُمَّ إِذَا زَنَتْ فَاجْلِدُوهَا، فِي الثَّالِثَةِ أَوِ الرَّابِعَةِ بِيعُوهَا وَلَوْ بِضَفِيرٍ ".
Dari Abu Hurairah dan Zaid bin Khalid: Nabi (ﷺ) bersabda, "Jika seorang budak perempuan berzina, maka cambuklah dia; jika dia melakukannya lagi, cambuklah dia lagi; jika dia mengulanginya, cambuklah dia lagi." Perawi menambahkan bahwa pada pelanggaran ketiga atau keempat, Nabi (ﷺ) bersabda, "Jual dia meskipun dengan seutas tali rambut."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
