Bab Jika Memerdekakan Seorang Budak di Antara Dua Orang Atau Seorang Hamba di Antara Para Mitra
HR. Al-Bukhari no. 2521Shahih
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرٍو، عَنْ سَالِمٍ، عَنْ أَبِيهِ ـ رضى الله عنه ـ عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " مَنْ أَعْتَقَ عَبْدًا بَيْنَ اثْنَيْنِ، فَإِنْ كَانَ مُوسِرًا قُوِّمَ عَلَيْهِ ثُمَّ يُعْتَقُ ".
Cara baca (latin)
haddatsana aliyyu ibnu abdi allahi, haddatsana sufyanu, an amrinw, an salimin, an abihi rdh allah nh ani annabiyyi qala " man ataqa abdan bayna atsnayni, fain kana musiran quwwima alayhi tsumma yutaqu ".
Dari Ibn 'Umar: Nabi ﷺ bersabda, "Siapa pun yang memerdekakan seorang budak yang dimiliki oleh dua tuan, hendaknya memerdekakannya sepenuhnya (bukan sebagian) jika dia kaya setelah harga budak tersebut dinilai."
Belajar nahwu 12 kata
Analisis sedang disiapkan, panel terisi otomatis.
Belum ada analisis nahwu untuk hadits ini.
Siapa pun yang memerdekakan seorang budak yang dimiliki oleh dua tuan, hendaknya memerdekakannya sepenuhnya (bukan sebagian) jika dia kaya setelah harga budak tersebut dinilai.
Analisis dibantu AI.