Bab Persekutuan dalam Makanan, Minuman, dan Barang
Shahih
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ مَرْحُومٍ، حَدَّثَنَا حَاتِمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي عُبَيْدٍ، عَنْ سَلَمَةَ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ خَفَّتْ أَزْوَادُ الْقَوْمِ وَأَمْلَقُوا، فَأَتَوُا النَّبِيَّ ﷺ فِي نَحْرِ إِبِلِهِمْ فَأَذِنَ لَهُمْ، فَلَقِيَهُمْ عُمَرُ فَأَخْبَرُوهُ فَقَالَ مَا بَقَاؤُكُمْ بَعْدَ إِبِلِكُمْ، فَدَخَلَ عَلَى النَّبِيِّ ﷺ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا بَقَاؤُهُمْ بَعْدَ إِبِلِهِمْ. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " نَادِ فِي النَّاسِ فَيَأْتُونَ بِفَضْلِ أَزْوَادِهِمْ ". فَبُسِطَ لِذَلِكَ نِطَعٌ، وَجَعَلُوهُ عَلَى النِّطَعِ. فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ فَدَعَا وَبَرَّكَ عَلَيْهِ ثُمَّ دَعَاهُمْ بِأَوْعِيَتِهِمْ فَاحْتَثَى النَّاسُ حَتَّى فَرَغُوا، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنِّي رَسُولُ اللَّهِ ".
Telah menceritakan kepada kami Bisyru bin Marhum, telah menceritakan kepada kami Hatim bin Ismail, dari Yazid bin Abu Ubaid, dari Salamah -semoga Allah meridhainya- ia berkata: "Persediaan makanan kaum itu berkurang dan mereka jatuh miskin, lalu mereka datang kepada Nabi ﷺ untuk meminta izin menyembelih unta-unta mereka, dan beliau mengizinkan mereka. Umar menemui mereka dan mereka memberitahunya, lalu ia berkata: "Bagaimana kalian akan bertahan setelah menyembelih unta-unta kalian?" Kemudian ia masuk menemui Nabi ﷺ dan berkata: "Wahai Rasulullah, bagaimana mereka akan bertahan setelah menyembelih unta-unta mereka?" Nabi ﷺ bersabda: "Serulah orang-orang untuk membawa sisa makanan mereka." Maka dibentangkanlah sebuah kulit, dan mereka meletakkan makanan di atasnya. Nabi ﷺ berdiri dan berdoa kepada Allah untuk memberkahi makanan itu, kemudian beliau memanggil mereka dengan wadah-wadah mereka, dan orang-orang mulai mengambil dari makanan itu hingga semua mendapatkan cukup untuk mereka. Nabi ﷺ kemudian berkata: "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku adalah utusan Allah."