Bab Mengikat dan Menahan di Haram
HR. Al-Bukhari no. 2423Shahih
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي سَعِيدٍ، سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ بَعَثَ النَّبِيُّ ﷺ خَيْلاً قِبَلَ نَجْدٍ، فَجَاءَتْ بِرَجُلٍ مِنْ بَنِي حَنِيفَةَ يُقَالُ لَهُ ثُمَامَةُ بْنُ أُثَالٍ فَرَبَطُوهُ بِسَارِيَةٍ مِنْ سَوَارِي الْمَسْجِدِ.
Cara baca (latin)
haddatsana abdu allahi ibnu yusufa, haddatsana allaytsu, qala haddatsani saidu ibnu abi saidin, samia aba hurayraha rdh allah nh qala baatsa annabiyyu khaylan qibala najdin, fajaat birajulin min ibani hanifaha yuqalu lahu tsumamahu ibnu utsalin farabathuhu bisariyahin min sawari almasjidi.
Abu Huraira رضي الله عنه berkata: "Nabi ﷺ mengutus beberapa pasukan berkuda ke arah Najd dan mereka menangkap seorang laki-laki dari Bani Hanifah yang bernama Thumamah bin Uthal, lalu mereka mengikatnya pada salah satu tiang masjid."
Belajar nahwu 20 kata
Analisis sedang disiapkan, panel terisi otomatis.
Belum ada analisis nahwu untuk hadits ini.
Nabi ﷺ mengutus beberapa pasukan berkuda ke arah Najd dan mereka menangkap seorang laki-laki dari Bani Hanifah yang bernama Thumamah bin Uthal, lalu mereka mengikatnya pada salah satu tiang masjid.
Analisis dibantu AI.