Shahih Al-Bukhari · Kitab Musaqah · No. 2380

Bab Seorang Pria Memiliki Jalur atau Minuman di Kebun atau di Pohon Kurma

Shahih

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ ـ رضى الله عنهم ـ قَالَ رَخَّصَ النَّبِيُّ ﷺ أَنْ تُبَاعَ الْعَرَايَا بِخَرْصِهَا تَمْرًا.

haddatsana muhammadu ibnu yusufa, haddatsana sufyanu, an yahya ibni saidin, an nafiin, ani abni umara, an zaydi ibni tsabitin rdh allah nhm qala rakkhasha annabiyyu an tubaa alaraya bikharshiha tamran.

Diriwayatkan dari Zaid bin Thabit: Nabi ﷺ mengizinkan menjual kurma 'Araya untuk kurma yang sudah siap dengan memperkirakan jumlahnya (karena masih di pohon).

Penjelasan