Bab Jual Beli Buah di Puncak Pohon dengan Emas dan Perak
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْوَهَّابِ، قَالَ سَمِعْتُ مَالِكًا، وَسَأَلَهُ، عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ الرَّبِيعِ أَحَدَّثَكَ دَاوُدُ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم رَخَّصَ فِي بَيْعِ الْعَرَايَا فِي خَمْسَةِ أَوْسُقٍ أَوْ دُونَ خَمْسَةِ أَوْسُقٍ قَالَ نَعَمْ.
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abdul Wahab, ia berkata: "Saya mendengar Malik, dan ia ditanya oleh Ubaidullah bin Ar-Rabi, 'Apakah Dawud memberitahumu dari Abu Sufyan, dari Abu Hurairah -semoga Allah meridhainya- bahwa Nabi ﷺ mengizinkan jual beli 'Araya dalam lima Awsuq atau kurang?' Ia menjawab: 'Ya.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
