Bab
Shahih
haddatsana muhammadu ibnu almutsanna, qala haddatsana muhammadu ibnu khazimin, qala haddatsana alamasyu, an mujahidin, an thawusin, ani abni abbasin, qala marra annabiyyu biqabrayni faqala " innahuma layuaddzabani, wama yuaddzabani fi kabirin amma ahaduhuma fakana la yastatiru mina albawli, waamma alakharu fakana yamsyi biannamimahi ". tsumma akhadza jaridahan rathbahan, fasyaqqaha nishfayni, fagharaza fi kulli qabrin wahidahan. qalu ya rasula allahi, lima faalta hadza qala " laallahu yukhaffafu anhuma ma lam yaybasa ". qala abnu almutsanna wahaddatsana wakiun qala haddatsana alamasyu qala samitu mujahidan mitslahu " yastatiru min bawlihi ".
Diriwayatkan dari Ibn Abbas: Nabi ﷺ pernah melewati dua kuburan dan berkata, "Kedua orang ini sedang disiksa bukan karena dosa besar (yang harus dihindari). Salah satu dari mereka tidak pernah menyelamatkan dirinya dari terkena kencing, sementara yang lainnya biasa berjalan dengan ghibah (menyebarkan kebencian antara teman)." Nabi ﷺ kemudian mengambil sehelai daun pohon kurma, membelahnya, dan menancapkan satu di setiap kubur. Mereka berkata, "Wahai Rasulullah! Mengapa engkau melakukan ini?" Beliau menjawab, "Aku berharap agar siksaan mereka dapat diringankan sampai (daun-daun itu) menjadi kering."