Bab Jual Beli dan Perdagangan dengan Wanita
حَدَّثَنَا حَسَّانُ بْنُ أَبِي عَبَّادٍ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ، قَالَ سَمِعْتُ نَافِعًا، يُحَدِّثُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ ـ رضى الله عنهما أَنَّ عَائِشَةَ ـ رضى الله عنها ـ سَاوَمَتْ بَرِيرَةَ فَخَرَجَ إِلَى الصَّلاَةِ، فَلَمَّا جَاءَ قَالَتْ إِنَّهُمْ أَبَوْا أَنْ يَبِيعُوهَا، إِلاَّ أَنْ يَشْتَرِطُوا الْوَلاَءَ. فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " إِنَّمَا الْوَلاَءُ لِمَنْ أَعْتَقَ ". قُلْتُ لِنَافِعٍ حُرًّا كَانَ زَوْجُهَا أَوْ عَبْدًا فَقَالَ مَا يُدْرِينِي
Hassan bin Abi Abbad berkata, Hammam berkata, saya mendengar Nafi' menceritakan dari Abdullah bin Umar bahwa Aisyah ingin membeli Barirah dan dia (Nabi) pergi untuk shalat. Ketika dia kembali, Aisyah memberitahunya bahwa mereka (majikannya) menolak untuk menjualnya kecuali dengan syarat bahwa wala'nya akan kembali kepada mereka. Nabi (ﷺ) menjawab, 'Wala' itu untuk orang yang memerdekakan.' Hammam bertanya kepada Nafi' apakah suami Barirah seorang yang merdeka atau seorang budak. Dia menjawab bahwa dia tidak tahu.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
