Bab Tukang Kayu
حَدَّثَنَا خَلاَّدُ بْنُ يَحْيَى، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ أَيْمَنَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ـ رضى الله عنهما ـ أَنَّ امْرَأَةً مِنَ الأَنْصَارِ قَالَتْ لِرَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَلاَ أَجْعَلُ لَكَ شَيْئًا تَقْعُدُ عَلَيْهِ فَإِنَّ لِي غُلاَمًا نَجَّارًا. قَالَ " إِنْ شِئْتِ ". قَالَ فَعَمِلَتْ لَهُ الْمِنْبَرَ، فَلَمَّا كَانَ يَوْمُ الْجُمُعَةِ قَعَدَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَلَى الْمِنْبَرِ الَّذِي صُنِعَ، فَصَاحَتِ النَّخْلَةُ الَّتِي كَانَ يَخْطُبُ عِنْدَهَا حَتَّى كَادَتْ أَنْ تَنْشَقَّ، فَنَزَلَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم حَتَّى أَخَذَهَا فَضَمَّهَا إِلَيْهِ، فَجَعَلَتْ تَئِنُّ أَنِينَ الصَّبِيِّ الَّذِي يُسَكَّتُ حَتَّى اسْتَقَرَّتْ. قَالَ " بَكَتْ عَلَى مَا كَانَتْ تَسْمَعُ مِنَ الذِّكْرِ ".
Telah mengabarkan kepada kami Khalad bin Yahya, telah mengabarkan kepada kami Abdul Wahid bin Ayman, dari ayahnya, dari Jabir bin Abdullah - semoga Allah meridhoi keduanya - bahwa seorang wanita dari Anshar berkata kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم: "Wahai Rasulullah, bolehkah aku buatkan sesuatu untukmu agar engkau bisa duduk di atasnya, karena aku memiliki seorang budak yang seorang tukang kayu?" Beliau menjawab: "Jika engkau mau." Maka wanita itu membuatkan mimbar untuknya. Ketika hari Jumat, Nabi صلى الله عليه وسلم duduk di atas mimbar yang telah dibuat. Maka pohon kurma yang biasa Nabi صلى الله عليه وسلم berkhutbah di sampingnya menangis hingga hampir-hampir pecah. Nabi صلى الله عليه وسلم turun dari mimbar hingga mengambilnya dan memeluknya, dan pohon itu mulai mengerang seperti anak kecil yang dipujuk untuk berhenti menangis hingga akhirnya berhenti. Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda: "Pohon itu menangis karena (merindukan) apa yang biasa didengarnya dari ilmu agama."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
