Bab Apa yang Dilarang dari Bersumpah dalam Jual Beli
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، أَخْبَرَنَا الْعَوَّامُ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي أَوْفَى ـ رضى الله عنه ـ أَنَّ رَجُلاً، أَقَامَ سِلْعَةً، وَهُوَ فِي السُّوقِ، فَحَلَفَ بِاللَّهِ لَقَدْ أَعْطَى بِهَا مَا لَمْ يُعْطَ، لِيُوقِعَ فِيهَا رَجُلاً مِنَ الْمُسْلِمِينَ، فَنَزَلَتْ {إِنَّ الَّذِينَ يَشْتَرُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَأَيْمَانِهِمْ ثَمَنًا قَلِيلاً }
Diriwayatkan dari Abdullah bin Abu Aufa: Seorang lelaki menampilkan barang dagangan di pasar dan bersumpah demi Allah bahwa dia telah ditawarkan harga yang lebih tinggi dari yang sebenarnya, dan dia mengatakannya untuk menipu seorang Muslim. Pada saat itu, ayat berikut diturunkan: 'Sesungguhnya orang-orang yang membeli dengan perjanjian Allah dan sumpah-sumpah mereka harga yang sedikit, mereka tidak akan mendapatkan bagian di akhirat.' (3:77)
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
