Bab Siapa yang Memberi Tenggang kepada Orang yang Mampu
Shahih
haddatsana ahmadu ibnu yunusa, haddatsana zuhayrun, haddatsana manshurun, anna ribiyya ibna hirasyin, haddatsahu anna hudzayfaha rdh allah nh haddatsahu qala qala annabiyyu " talaqqati almalaikahu ruha rajulin mimman kana qablakum qalu aamilta mina alkhayri syayan qala kuntu amuru fityani an yunzhiru wayatajawazu ani almusiri qala qala fatajawazu anhu ". waqala abu malikin an ribiyyin " kuntu uyassiru ala almusiri waunzhiru almusira ". watabaahu syubahu an abdi almaliki an ribiyyin. waqala abu awanaha an abdi almaliki an ribiyyin " unzhiru almusira, waatajawazu ani almusiri ". waqala nuaymu ibnu abi hindin an ribiyyin " faaqbalu mina almusiri, waatajawazu ani almusiri ".
Diriwayatkan dari Hudhaifah bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Sebelum zaman kalian, para malaikat menerima ruh seorang lelaki dan bertanya kepadanya, 'Apakah kamu melakukan amal baik (dalam hidupmu)?' Dia menjawab, 'Aku biasa memerintahkan para pegawainya untuk memberi waktu kepada orang kaya untuk membayar utangnya sesuai kenyamanan mereka.' Maka Allah berkata kepada para malaikat, 'Maafkan dia.' Rabi' berkata bahwa (orang yang sudah meninggal itu berkata), 'Aku biasa memudahkan bagi orang kaya dan memberi waktu kepada orang miskin.' Atau, dalam riwayat lain, 'memberi waktu kepada orang yang mampu dan memaafkan yang membutuhkan,' atau, 'menerima dari orang yang mampu dan memaafkan yang membutuhkan.'