Bab Siapa yang Tidak Merasa Keraguan dan Sejenisnya dari yang Menyerupai
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عَبَّادِ بْنِ تَمِيمٍ، عَنْ عَمِّهِ، قَالَ شُكِيَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم الرَّجُلُ يَجِدُ فِي الصَّلاَةِ شَيْئًا، أَيَقْطَعُ الصَّلاَةَ قَالَ " لاَ، حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا أَوْ يَجِدَ رِيحًا ". وَقَالَ ابْنُ أَبِي حَفْصَةَ عَنِ الزُّهْرِيِّ لاَ وُضُوءَ إِلاَّ فِيمَا وَجَدْتَ الرِّيحَ أَوْ سَمِعْتَ الصَّوْتَ.
Diriwayatkan dari Abbas bin Tamim: bahwa pamannya berkata: "Nabi (ﷺ) ditanya: Jika seseorang merasakan sesuatu selama shalat; apakah ia harus menghentikan shalatnya?" Nabi (ﷺ) berkata: Tidak! Kamu tidak boleh menghentikannya kecuali jika kamu mendengar suara atau mencium bau sesuatu." Diriwayatkan Ibn Abi Hafsa: Az-Zuhri berkata, "Tidak perlu mengulangi wudhu kecuali jika kamu mendeteksi bau atau mendengar suara."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
