Bab Menikahkan Orang yang Dalam Keadaan Ihram
حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ عَبْدُ الْقُدُّوسِ بْنُ الْحَجَّاجِ، حَدَّثَنَا الأَوْزَاعِيُّ، حَدَّثَنِي عَطَاءُ بْنُ أَبِي رَبَاحٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما ـ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم تَزَوَّجَ مَيْمُونَةَ وَهُوَ مُحْرِمٌ.
Telah menceritakan kepada kami Abu al-Mughira Abd al-Quddus bin al-Hajjaj, telah menceritakan kepada kami Al-Awza'i, telah menceritakan kepada saya Atha' bin Abi Rabah, dari Ibn Abbas - semoga Allah meridhoinya - bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menikahi Maimunah dalam keadaan ihram.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
