Bab Perkataan Allah Azza wa Jalla: Dan tidak ada perbuatan fasik dan tidak ada perdebatan dalam haji
Shahih
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ ﷺ " مَنْ حَجَّ هَذَا الْبَيْتَ، فَلَمْ يَرْفُثْ، وَلَمْ يَفْسُقْ، رَجَعَ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ ".
Dari Abu Huraira, Nabi ﷺ bersabda: "Siapa yang berhaji ke Baitullah ini, dan tidak mendekati istrinya untuk berhubungan seksual dan tidak berbuat dosa (selama melaksanakan haji), maka ia akan kembali seperti hari ia dilahirkan oleh ibunya."