Bab Siapa yang Tidak Melihat Wudhu Kecuali dari Dua Tempat, dari Depan dan Belakang
حَدَّثَنَا سَعْدُ بْنُ حَفْصٍ، حَدَّثَنَا شَيْبَانُ، عَنْ يَحْيَى، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، أَنَّ عَطَاءَ بْنَ يَسَارٍ، أَخْبَرَهُ أَنْ زَيْدَ بْنَ خَالِدٍ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ، سَأَلَ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ ـ رضى الله عنه ـ قُلْتُ أَرَأَيْتَ إِذَا جَامَعَ فَلَمْ يُمْنِ قَالَ عُثْمَانُ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلاَةِ، وَيَغْسِلُ ذَكَرَهُ. قَالَ عُثْمَانُ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم. فَسَأَلْتُ عَنْ ذَلِكَ عَلِيًّا، وَالزُّبَيْرَ، وَطَلْحَةَ، وَأُبَىَّ بْنَ كَعْبٍ ـ رضى الله عنهم ـ فَأَمَرُوهُ بِذَلِكَ.
Diriwayatkan dari Zaid bin Khalid: Saya bertanya kepada 'Uthman bin 'Affan tentang seseorang yang berhubungan intim tetapi tidak mengeluarkan mani. 'Uthman menjawab, "Ia harus berwudhu seperti wudhu untuk shalat biasa, tetapi ia harus mencuci kemaluannya." 'Uthman menambahkan, "Saya mendengarnya dari Rasulullah." Saya bertanya kepada Ali, Az-Zubair, Talha, dan Ubai bin Ka'b tentang hal itu dan mereka juga memberikan jawaban yang sama. (Perintah ini dibatalkan kemudian dan mandi menjadi wajib dalam kasus seperti itu).
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
