Bab Tidak Boleh Tawaf Dalam Keadaan Telanjang dan Tidak Boleh Haji Bagi Orang Musyrik
Shahih
haddatsana yahya ibnu bukayrin, haddatsana allaytsu, qala yunusu qala abnu syihabin haddatsani humaydu ibnu abdi arrahmani, anna aba hurayraha, akhbarahu anna aba bakrin asshiddiqa rdh allah nh baatsahu fi alhajjahi ati ammarahu alayhi rasulu allahi qabla hajjahi alwadai yawma annahri fi rahthin yuaddzinu fi annasi " ala la yahujju bada alami musyrikun, wala yathufu bialbayti uryanun ".
Abu Huraira menceritakan bahwa pada tahun sebelum Haji terakhir Rasulullah ﷺ ketika Allah mengangkat Abu Bakr sebagai pemimpin jemaah haji, Abu Bakr mengutusku bersama sekelompok orang untuk mengumumkan kepada masyarakat: 'Tidak ada orang musyrik yang diperbolehkan melakukan Haji setelah tahun ini, dan tidak ada orang yang telanjang yang diperbolehkan melakukan Tawaf di Ka'bah.'