Bab Apa yang Dikatakan Mengenai Hajar Aswad
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ، أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَابِسِ بْنِ رَبِيعَةَ، عَنْ عُمَرَ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّهُ جَاءَ إِلَى الْحَجَرِ الأَسْوَدِ فَقَبَّلَهُ، فَقَالَ إِنِّي أَعْلَمُ أَنَّكَ حَجَرٌ لاَ تَضُرُّ وَلاَ تَنْفَعُ، وَلَوْلاَ أَنِّي رَأَيْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يُقَبِّلُكَ مَا قَبَّلْتُكَ.
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Katsiir, telah mengabarkan kepada kami Sufyan, dari Al-A'mash, dari Ibrahim, dari Abis bin Rabi'ah, dari Umar - semoga Allah meridhai dia - bahwa dia datang ke Hajar Aswad dan menciumnya, lalu dia berkata, "Tidak diragukan lagi, aku tahu bahwa kamu adalah batu yang tidak dapat memberi manfaat dan tidak dapat membahayakan. Seandainya aku tidak melihat Rasulullah (ﷺ) menciummu, aku tidak akan menciummu."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
