Bab Tidak Mengambil Harta Terbaik dari Orang-orang dalam Zakat
حَدَّثَنَا أُمَيَّةُ بْنُ بِسْطَامٍ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ، حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ الْقَاسِمِ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أُمَيَّةَ، عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَيْفِيٍّ، عَنْ أَبِي مَعْبَدٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لَمَّا بَعَثَ مُعَاذًا ـ رضى الله عنه ـ عَلَى الْيَمَنِ قَالَ " إِنَّكَ تَقْدَمُ عَلَى قَوْمٍ أَهْلِ كِتَابٍ، فَلْيَكُنْ أَوَّلَ مَا تَدْعُوهُمْ إِلَيْهِ عِبَادَةُ اللَّهِ، فَإِذَا عَرَفُوا اللَّهَ فَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ اللَّهَ قَدْ فَرَضَ عَلَيْهِمْ خَمْسَ صَلَوَاتٍ فِي يَوْمِهِمْ وَلَيْلَتِهِمْ، فَإِذَا فَعَلُوا، فَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ اللَّهَ فَرَضَ عَلَيْهُمْ زَكَاةً {تُؤْخَذُ} مِنْ أَمْوَالِهِمْ وَتُرَدُّ عَلَى فُقَرَائِهِمْ، فَإِذَا أَطَاعُوا بِهَا فَخُذْ مِنْهُمْ، وَتَوَقَّ كَرَائِمَ أَمْوَالِ النَّاسِ ".
Diriwayatkan dari Ibn Abbas: Ketika Rasulullah (s.a.w) mengutus Mu'adh ke Yaman, beliau berkata (kepadanya), "Engkau akan menemui orang-orang yang memiliki Kitab (Taurat). Pertama-tama ajaklah mereka untuk menyembah Allah (sendiri) dan ketika mereka mengenal Allah, beri tahu mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka, lima shalat dalam setiap hari dan malam; dan jika mereka mulai melaksanakan shalat ini, beri tahu mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka, zakat. Dan itu diambil dari orang-orang kaya di antara mereka dan diberikan kepada orang-orang miskin di antara mereka; dan jika mereka taat kepadamu dalam hal itu, ambillah zakat dari mereka dan hindarilah (jangan ambil) harta terbaik dari orang-orang sebagai zakat."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
