Bab Nasihat dalam Zakat
حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ، قَالَ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما ـ أَشْهَدُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لَصَلَّى قَبْلَ الْخُطْبَةِ، فَرَأَى أَنَّهُ لَمْ يُسْمِعِ النِّسَاءَ، فَأَتَاهُنَّ وَمَعَهُ بِلاَلٌ نَاشِرَ ثَوْبِهِ فَوَعَظَهُنَّ، وَأَمَرَهُنَّ أَنْ يَتَصَدَّقْنَ، فَجَعَلَتِ الْمَرْأَةُ تُلْقِي، وَأَشَارَ أَيُّوبُ إِلَى أُذُنِهِ وَإِلَى حَلْقِهِ.
Dari Ibn Abbas: Saya bersaksi bahwa Rasulullah (ﷺ) melaksanakan shalat Id sebelum menyampaikan khutbah, kemudian beliau berpikir bahwa wanita-wanita tidak dapat mendengar beliau (karena jarak), maka beliau mendatangi mereka bersama Bilal yang sedang menyebarkan pakaiannya. Rasulullah (ﷺ) menasihati dan memerintahkan mereka untuk bersedekah. Maka wanita-wanita mulai memberikan perhiasan mereka (sebagai sedekah). (Perawi Ayyub menunjuk ke telinga dan lehernya yang berarti bahwa mereka memberikan perhiasan dari tempat-tempat tersebut seperti anting-anting dan kalung).
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
