Bab Tidak Menghadap Qibla Saat Buang Air Kecil atau Besar Kecuali di Belakang Dinding atau Sejenisnya
حَدَّثَنَا آدَمُ، قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ، قَالَ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ، عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الأَنْصَارِيِّ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " إِذَا أَتَى أَحَدُكُمُ الْغَائِطَ فَلاَ يَسْتَقْبِلِ الْقِبْلَةَ وَلاَ يُوَلِّهَا ظَهْرَهُ، شَرِّقُوا أَوْ غَرِّبُوا ".
Telah menceritakan kepada kami Adam, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Ibn Abi Dhi'b, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Az-Zuhri, dari Atha' bin Yazid Al-Laythi, dari Abu Aiyub Al-Ansari, ia berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Jika salah seorang di antara kalian pergi ke tempat terbuka untuk buang air, maka janganlah ia menghadap atau membelakangi Qibla; hendaklah ia menghadap ke timur atau barat."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
